Jakarta – Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, serta Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Iwan Pasila mengatakan pelaku industri perlu mengoptimalkan berbagai upaya untuk mengupayakan inklusi asuransi.
Sebab, literasi juga juga inklusi pada sektor asuransi masih perlu ditingkatkan untuk mengimbangi level Lembaga Jasa Keuangan (LJK) lainnya.
“Jadi, bagaimana pelaku industri asuransi meningkatkan tenaga pemasar, memberikan layanan kepada nasabah, serta pemanfaatan penyelenggaraan teknologi digital menjadi upaya untuk menggalakkan inklusi,” kata Iwan saat konferensi pers Hari Asuransi 2023 pada Jakarta, Rabu.
Berdasarkan data Survei Nasional Literasi juga Inklusi Keuangan (SNLIK) yang digunakan dimaksud dijalankan OJK pada tahun 2022, tingkat literasi pada sektor perasuransian berada pada level 31,72 persen, sementara inklusi pada level 16,63 persen.
Level yang dimaksud disebut terbilang berjauhan dalam bawah literasi pada sektor perbankan yang tersebut yang mencatatkan tingkat literasi pada level 49,93 persen kemudian inklusi pada level 74,03 persen.
Meski memacu pelaku industri asuransi untuk meningkatkan inklusi, namun Iwan mengatakan upaya itu bukan sanggup hanya dijalankan hanya saja hanya oleh satu pihak. Perlu adanya andil dari pihak lainnya untuk menyokong tingkat literasi kemudian inklusi perasuransian.
Dalam konteks itu, Dewan Asuransi Indonesia (DAI) mengadakan rangkaian kegiatan literasi lalu juga inklusi asuransi kepada masyarakat. Kegiatan yang tersebut dijalankan pada 13 kota dalam Indonesia yang mana mana turut melibatkan pelaku industri asuransi.
Ketua DAI Rudy Kamdani mengatakan rangkaian kegiatan Hari Asuransi 2023 merupakan salah satu bentuk upaya insan perasuransian untuk mengatasi kesulitan rendahnya tingkat pemahaman rakyat terhadap asuransi.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Asuransi 2023 Rio Darante menjelaskan rangkaian kegiatan literasi juga juga asuransi itu diharapkan sanggup semata meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap industri asuransi.
Dia juga mengungkapkan pelaksanaan kegiatan Hari Asuransi 2023 dengan tema “Literasi Asuransi untuk Negeri” itu turut berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani, dengan harapan dapat meningkatkan perluasan inklusi perasuransian kepada sektor UMKM.




