Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum juga Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berpesan kepada pegawai pemerintah kemudian BUMN untuk meningkatkan pemahaman mengenai aturan pengelolaan aset negara agar mampu mengoptimalkan kekayaan negara tanpa hambatan berarti.
“Untuk memanfaatkan aset saya kira idenya tidaklah terbatas. Tetapi ini Barang Milik Negara, jadi tolong dipelajari regulasinya dulu dikarenakan pernak-perniknya berbeda-beda antaraset, misalnya bendungan yang dimaksud mampu sekadar dimanfaatkan untuk PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) pernak-perniknya juga enggak gampang," kata Menteri Basuki dalam keterangannya dalam dalam Jakarta, Rabu.
Pernyataan Basuki yang dimaksud disebut disampaikan terkait Penganugerahan "The Asset Manager" Tahun 2023 yang digunakan digunakan dilaksanakan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). "The Asset Manager" merupakan kompetisi para talenta pengelola aset negara pada lingkungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, badan layanan umum serta BUMN. Kementerian PUPR merupakan Juara Ke-1 Kategori Maestro untuk penghargaan The Asset Manager Tahun 2022.
Basuki menyampaikan bahwa “The Asset Manager” menjadi upaya untuk menggerakkan kesadaran, membangun jalan berpikir, sekaligus menjadi wadah sinergi para pengelola aset negara mengenai pentingnya menjaga, mengelola, serta mengoptimalisasi aset negara dengan cara-cara yang yang disebut produktif, inovatif, lalu kreatif untuk kesejahteraan masyarakat.
"Saya kira komunitas ini sangat-sangat bermanfaat kemudian membantu kita semua. Kalau kita benar-benar dapat mengoptimalkan aset-aset, negara ini kaya raya," kata dia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan melalui kompetisi ini para manajer aset secara profesional dapat beradu gagasan, inovasi, kemudian kemampuan analisa untuk mengoptimalkan aset negara.
"Agar dapat membangun sebuah komunitas asset manager dan saya rasa ini akan menjadi komunitas yang digunakan sangat penting sehingga awareness terhadap penyelenggaraan atau the highest and best use of the asset akan menjadi kultur baru di area area dalam rakyat Indonesia, para pengelola aset yang digunakan menurut saya tonggak peradaban sebuah negara yang digunakan mampu meningkatkan juga memanfaatkan dari pada aset," kata Sri Mulyani.
Ajang The Asset Manager 2023 diimplementasikan dalam beberapa tahapan eliminasi dengan menguji berbagai studi kasus terkait pengelolaan aset negara. Pada babak final, para peserta ditantang untuk memberi masukan terkait skema pengembangan aset yang dimaksud digunakan optimal khususnya pada dalam Gedung AA Maramis Lapangan Banteng, Jakarta.
Juara 1 Kategori Maestro ajang The Asset Manager Tahun 2023 diraih Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat, Juara II Universitas Jember, kemudian juga Juara III RSUP Prof.Dr.I.G.N.G Ngoerah. Sedangkan untuk Kategori Master Juara I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Juara II PT Hutama Karya (Persero) Tbk, juga Juara III Graha Sarana Duta Telkom Property.




